CERITA DI BALIK JERUJI LACIKA



kamis kedua bulan desember tepatnya tanggal 14 desember 2023, sahabat saya  owner Telaga batik cikarang saya biasanya memanggilnya uni mengajak ke Lapas cikarang, awalnya sempet ragu mau menolak tak kuasa bahkan malah terpacu inginn ikut juga kesana. 
pukul 13.00 tepat kami sampai ke lokasi, kami berempat memasuki lapas cikarang tersebut. 
Tujuan owner Telaga batik datang kesana dalam rangka mengajrkan warga Lacika untuk mengadakan pelatihan membatik di tempat tersebut, sungguh mulian niat beliau memberiak ilmu membatik kepada binaan di sana, karena tidak semua orang bisa memberikan pelatihan cuma - cuma ke tepat tersebut. 
sampai pintu besi yang sangat tinggi dan tertutup rapat awalnya saya sempat memutuska untuk tidak masuk kedalam karena tidak dapat mengendalikan emosi yang luarbiasa, keringat dingin bercucuran dan agak sedikit pusing namun rasa ini terkalahkan dengan keingin tahuan bagaimana rasanya masuk kedalam lapas, gerbang pertama masuk aman saya agak sedikit lega pos pertama dengan SOP yang agak ketat membuat arasa kwgrogian atau kecematan itu agar segera teratasi. sampai ke pos kedua masih dengan rasa kecemasan dan terasa kaki semakin lemas tak menapak antara percaya dan tidak percaya masuk ke tempat yang mungkin bagi banyak orang adalah tempat yang menakutkan. sampai ke pos ketiga agak sedikit tarik nafas mendalam karena semua yang di bawa di periksa dan di simpan di loker penitipan barang, kita di periksa oleh sipir wanita dari ujung kepala sampai ujung kaki mungkin itu juga bentuk bagian dari SOP . 
sipr tahanan yang muda - muda yang sangat humble dan supel agak sedikit mengobati rasa ketakutan masuk ke lapas, kami jalan agak lumayan jauh selama perjalan saya tidak berani menatap kemana mana saya fokus dan sesekali penasaran juga melihat ke kanan dan ke kiri, Banyak ruangan yang tinggi bak apartemen yang di balut jeruji besi yang tinggi karena waktu istirahat jadi setiap sel sel atau gedung gedung berjeruji besi itu sepi bak tak ada pengghuni padahal disana ada sebanyak 1700 warga wooow kebayang kaaan ????
lega sudah rasa yang di awal itu bahwa tidak se serem yang dibayangkan setelah ketemu dengan para warga Lacika itulah kehidupan kadang salah arah dan salah jalan. 
semoga menjadi pembelajarn buat kita dan anak  cucu kita agar jangan sampai ada seperti mereka, merekapun sebenarnya tidak ingin masuk kedalam sel sel yang membuat mereka jera. 
dengan mengikuti pelatihan membatik ini semoga bisa memberkan skill kepada warga Lacika agar kelak keluar nanti mempunyai keterampilan yang positif dan menghasilkan uang untuk menopang keluarga bentuk arasa tanjungjawab kepada keluarga 
TERIMA KASIH BU RUNI DAN PAK AJAT Owner Telaga Batik Cikarang Barat yang telah memberikan pengalaman yang bermakna 




penulis : 
Yuliana Nafatsa Audhi 

Komentar